Liverpool 5-2 Roma: Tim asuhan Jurgen Klopp bersinar di Anfield dan berpeluang raih tiket final Liga Champions

Liverpool yang kali terakhir mencapai babak final pada tahun 2007, mempunyai peluang lebih dominan di final Liga Champions tahun ini setelah menumbangkan AS Roma dengan skor 5-2 pada pertandingan semi final leg pertama di Anfield.

Pemain peraih penghargaan pemain terbaik PFA tahun ini, Mohamed Salah, sekarang telah mencetak 43 gol sejak kepindahannya dari AS Roma di musim panas lalu, mencetak dua gol dan dua assist dalam pertandingan ini. Dia melepaskan tembakan yang tidak dapat dibendung ke ujung gawang AS Roma yang dijaga oleh Alisson di menit ke-36.

Pemain asal Mesir ini kemudian menghukum AS Roma yang merupakan tim yang sempat dibelanya dan menggandakan keunggulan Liverpool menjelang babak pertama usai, dengan memberikan sentuhan akhir paling sederhana dari serangan balik. Dengan gol ini, Mohamed Salah sekarang telah menjaringkan 43 gol di semua kompetisi musim ini, hanya Ian Rush pada tahun 1983-1984 yang mampu mencetak lebih banyak gol dalam satu musim bagi Liverpool, yaitu 47 gol.

Lini pertahanan Roma sangat buruk, bahkan tidak mampu memberikan tekanan yang cukup bagi tim tuan rumah. Di menit ke-56, Mohamed Salah memberikan umpan matang dari sisi kanan untuk Sadio Mane dan kedudukan berubah menjadi 3-0. Enam menit kemudian, dia melakukan hal yang sama untuk Roberto Firmino.

Pemain asal Brasil ini tidak menunggu lama untuk mencetak gol keduanya, memanfaatkan tendangan sudut dari James Milner, Roberto Firmino mengubah kedudukan bagi tim Jurgen Klopp menjadi 5-0 di menit ke-69.

Liverpool merupakan tim kedua dalam sejarah Liga Champions yang mencetak lima gol dalam sebuah pertandingan semi final, perolehan yang sama dicetak oleh Ajax pada tahun 1995 ketika mengalahkan Bayern Munich dengan skor 5-2. Liverpool juga tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang mencatatkan tiga pemain yang mencetak delapan gol atau lebih dalam satu musim kompetisi. Yaitu Mohamed Salah dan Roberto Firmino, masing-masing dengan 10 gol dan Sadio Mane dengan 8 gol.

Beberapa menit setelah gol kedua Firmino, Danny Ings masuk menggantikan Salah dan Liverpool tampil kurang agresif dan membuka peluang bagi AS Roma untuk mencuri peluang di leg kedua.

Sebuah gol dicetak oleh Edin Dzeko di menit ke-81 setelah Lovren gagal menjaga dan menghalau bola dari mantan pemain Manchester City ini, tanpa membuat kesalahan, pemain asal Bosnia tersebut dengan sempurna melepaskan tembakan dari jarak dekat ke sudut sempit gawang Karius.

Tiga menit kemudian, Diego Perotti menambah gol dan peluang bagi tim tamu untuk bertahan di leg kedua yang akan berlangsung di Roma setelah mencetak gol melalui penalti setelah bola mengenai lengan James Milner di dalam area penalti.

Dalam pertandingan ini, jumlah gol gabungan kedua tim merupakan yang terbanyak dalam pertandingan semi final Liga Champions.

(Sumber foto: Standard.co.uk)

Asian Predict
Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0